Memulai usaha dari program wirausaha di kampusnya, Tommy Andika bersama
dua rekannya berhasil membuat tambak pembibitan ikan lele dengan
memanfaatkan lahan belakang rumahnya dengan omzet mencapai Rp9 juta per
bulan.
Dimulai pada awal 2011, saat dirinya berhasil mendapatkan
kucuran modal sebesar Rp10 juta dalam sebuah program mahasiswa
wirausaha. Dari modal itulah, pria kelahiran Palembang, 16 Juli 1990 ini
dengan peralatan seadanya mulai merintis usaha tambak pembibitan ikan
lele.
Melihat semakin tingginya minat masyarakat Banyuasin
terhadap ikan lele, keputusan Tommy, sapaan akrabnya untuk membuat usaha
tambak pembibitan ikan lelenya terbukti tepat. Kini usaha tambak
pembibitan ikan lele yang dilakoninya itu telah mencapai 10 tambak.
Dari
semua tambak tersebut, dirancang agar terbagi menjadi beberapa
kategori, yakni tiga kolam berukuran 3x9 meter dengan kedalaman 60 cm,
yang mampu menampung 5.000 ikan khusus untuk pembesaran. Lalu, tiga
kolam pembibitan berukuran 3x 3 meter yang dijadikan sebagai pembibitan,
dan 4 kolam berukuran 2x5 meter digunakan untuk pembibitan, dengan daya
tampung sekitar 20.000 ekor bibit.
“Usaha yang dijalankan ini
tidak terlepas dari kreativitas dan ketekunan dari teman-teman. Jika
kita konsisten dalam berusaha, tentunya akan mendapatkan hasil yang
maksimal pula. Satu hal lagi, dalam berusaha jangan ada kata menyerah,”
tutur anak pertama dari empat bersaudara ini.
Tekad mahasiswa
semester VII Fakultas MIPA Jurusan Matematika Universitas Sriwijaya
(Unsri) itu untuk menggeluti bisnis ini seakan tak terhenti.
Dirinya
bahkan berniat akan meningkatkan produksinya seiring tingginya
permintaan masyarakat Banyuasin dan sekitarnya akan ikan lele.
Selama
ini,rata-rata masyarakat Banyuasin dan sekitarnya mengambil bibit ikan
lele ini langsung dari Bogor, Jambi, dan Lampung. Awalnya, Tommy pun
mengambil bibit ikan lele ini dari Provinsi Lampung. Satu gelas yang
berisi 160 ekor dibelinya sekitar Rp11.000.
“Lama kelamaan, saya
mulai bibitkan menjadi lebih banyak,lalu dijual kembali kepada
masyarakat. Untuk satu ekor bibit yang berusia 6 minggu dijual sekitar
Rp200 per ekor. Alhamdulillah, hingga kini saya tidak ketergantungan
bibit lagi dan terus melakukan pembibitan sendiri,” ucapnya.
Dalam
satu bulan, dia mengaku bisa menjual sekira 40.000 bibit ikan lele,
dengan asumsi rata-rata pendapatan yang diperoleh minimal Rp200.000 -
Rp9 juta.
Penghasilan tersebut tetap digunakannya untuk
pengembangan pembibitan, perawatan berkala, dan selebihnya dibagi rata
dengan kedua rekannya sesama mahasiswa.
Terkait makanan bagi
bibit ikan lelenya, Tommy menjelaskan hanya diberikan cacing sutra
sampai berusia dua minggu. Sedangkan saat memasuki usia tiga minggu,
selanjutnya diberikan tepung pelet hingga pelet halus dan pelet besar.
Berbekal
usaha pembibitan ikan lele yang kini hampir berusia satu tahun, Tommy
berhasil menjadi salah satu pemenang wirausaha mandiri kategori industri
mahasiswa tingkat wilayah II dan berkesempatan mengikuti kompetisi
wirausaha mandiri bersaing dengan provinsi lain di Indonesia pada akhir
Januari ini. (ank)
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 April 2012
Jumat, 20 April 2012
pemuda masjid pasti bisa
marunda, dalam rangka silaturahim antar sesama remaja masjid semarunda,
lembaga organisasi yang menamakan FORUM SILATURAHIM REMAJA MASJID
JAKARTA mengadakan pertandingan futsal persaudaraan, agar para remaja
masjid bisa menyalurkan bakatnya, melalui seni olah raga tersebut, dalam
kesempatan ini yang melakukan pertandingan adalah para remaja masjid
yang terkumpul dalam wadah IRMANUJA pertandingan dilakukan pada hari
ahad tepatnya dilapangan futsal sungai tiram, sebelum pertandingan
dimulai, para personil sempat fotho bareng dengan pengurus fsrmj, disana
hadir juga perwakilan JPRMI ( Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia)
korcab kec. cilincing bpk m. Rosadi, tepatnya pkl. 17.00 wib
pertandingan dimulai,mereka bermain layaknya team futsal international,
sungguh luar biasa pemuda masjid jg pandai bermain futsal, layaknya.
Insya allah pertandingan futsal ini tidak berhenti sampai di sini pekan
berikutnya akan terus melakukan di tempat dan pesertanya pun dari
berbagai remaja masjid yang ada diwilayah marunda,,,sampai ketemu di
pertandingan berikutnya..momen ini diabadikan melalui kamera team
kami...
Kamis, 19 April 2012
MARAKNYA AKSI GENG MOTOR
Jakarta
Anggi Darmawan (19) menjadi korban aksi brutal geng
motor pita kuning saat nongkrong di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, pada
Jumat (13/4) dinihari. Menurut teman Anggi, Reza Yuda (21), kejadian
pengeroyokan berlangsung sangat cepat, hanya sekitar 10 menit.
Anggi bersama beberapa orang temannya berangkat dari rumahnya di Tebet, Jakarta Selatan, menggunakan delapan sepeda motor menuju Jalan Pramuka, Jakarta Timur, untuk menonton balap liar. Mereka menepi di pinggir jalan untuk menunggu dimulainya balapan.
Belum juga balapan dimulai, rombongan Anggi tiba-tiba dikepung gerombolan 100 an motor. "Mereka teriak nyuruh bubar, ada satu orang ngeluarin pistol nembak ke atas satu kali," tutur Reza kepada detikcom, Sabtu (14/4/2012) malam.
itulah contoh aksi salah satu geng motor,,,,,,tp beda dengan yang satu ini,,,tepatnya pada hari kamis malam jumat,19/4/2012,segerombolan anak muda lebih dari puluhan orang,berkeliling kampung khususnya diwilayah marunda,mereka melakukan aksinya ditiap-tiap tiang listrik,rmh-rmh warga dengan membawa logistik untuk mensosialisasikan cagub gubernur DKI JAKARTA mendatang,mereka menamakan kelompoknya relawan bang dayat marunda, selain mensosialisaikan mereka dengan semangat menempel foto cagub tersebut,,inilah beberapa foto yg tertangkap kamera team liputan kami,,,Anggi bersama beberapa orang temannya berangkat dari rumahnya di Tebet, Jakarta Selatan, menggunakan delapan sepeda motor menuju Jalan Pramuka, Jakarta Timur, untuk menonton balap liar. Mereka menepi di pinggir jalan untuk menunggu dimulainya balapan.
Belum juga balapan dimulai, rombongan Anggi tiba-tiba dikepung gerombolan 100 an motor. "Mereka teriak nyuruh bubar, ada satu orang ngeluarin pistol nembak ke atas satu kali," tutur Reza kepada detikcom, Sabtu (14/4/2012) malam.
Rabu, 18 April 2012
Budidaya Ikan Bandeng
Blogiztic.net – Ikan bandeng merupakan ikan yang mempunyai protein yang tinggi baik untuk kesehatan tubuh manusia. Budidaya ikan bandeng belum maksimal di wilayah Indonesia, dibutuhkan perhatian dan pelaksanaan yang intensif agar hasil panen bandeng tidak rugi.
Informasi seputar budidaya ikan bandeng bisa anda dapatkan sekarang juga. Blogiztic akan mengulas budidaya ikan bandeng yang benar sebagai berikut.
Pemilihan benih yang unggul
Pemilihan benih yang unggul harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- bentuk normal, perbandingan panjang dan berat ideal
- ukuran kepala relatif kecil
- susunan sisik tratur, licin, mengkilat, tidak ada luka
- gerakan licah dan normal
- umur antara 4-5 tahun
Langganan:
Postingan (Atom)
Blogroll
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Blogiztic.net – Ikan bandeng merupakan ikan yang mempunyai protein yang tinggi baik untuk kesehatan tubuh manusia. Budidaya ikan band...
-
Oleh: dr.M.Saifudin Hakim (Staf Pengajar Bagian Mikrobiologi, FAKULTAS KEDOKTERAN UGM, Yogyakarta) MENGENAL PENYAKIT DIABETES MELLITUS ...
-
Tahun-tahun berlalu menghantar kejayaan organisasi masyarakat Betawi. Sebut saja POB, Perkumpulan Orang Betawi yang mengklaim hanya me...
-
SUSU KAMBING Hasil survei United Departement of Agriculture, susu kambing baik untuk berbagai keadaan terutama mencegah penyakit. Malah di...
-
Manfaat herbal sudah banyak dikenal orang. Herbal identik dengan menyehatkan, alamiah, tanpa efek samping dll. Berikut kami kutipkan manf...
-
ingat tanggal 11 juli 2012 untuk semua warga jakarta, pesta demokrasi pemilihan kepala daerah yang soleh dan merakyat..smoga Allah mengabulk...
-
kekejaman pemerintah syiria terus memakan korban jiwa
-
Memulai usaha dari program wirausaha di kampusnya, Tommy Andika bersama dua rekannya berhasil membuat tambak pembibitan ikan lele dengan m...

